Dalam khotbahnya, Pdt. Yeni Sofiany Isliko, S.Si.. menegaskan bahwa kehidupan yang dijalani setiap orang merupakan sebuah proses yang membutuhkan kesabaran, ketekunan, dan iman kepada Tuhan. Tidak ada keberhasilan, pertumbuhan, maupun kedewasaan yang diperoleh secara instan. Sebagaimana sebuah pohon memerlukan waktu untuk bertumbuh dan berakar kuat, demikian pula kehidupan orang percaya membutuhkan proses yang dibentuk oleh Tuhan.
Lebih lanjut, beliau menyampaikan beberapa pokok penting sebagai pedoman hidup orang percaya. Pertama, Yesus Kristus harus menjadi pusat kehidupan, sehingga setiap langkah dan keputusan yang diambil tidak lagi didasarkan pada kehendak manusia semata, melainkan pada kehendak Tuhan. Ketika Kristus menjadi pusat kehidupan, maka arah hidup akan selalu berada dalam tuntunan-Nya.
Kedua, orang percaya dipanggil untuk berakar dan dibangun dalam Kristus melalui setiap proses kehidupan. Proses yang dialami, baik suka maupun duka, keberhasilan maupun tantangan, merupakan sarana yang dipakai Tuhan untuk membentuk karakter dan iman umat-Nya agar semakin dewasa.
Ketiga, Yesus adalah dasar kehidupan yang kokoh. Di tengah berbagai perubahan dan ketidakpastian dunia, hanya Kristus yang menjadi fondasi yang tidak tergoncangkan. Oleh karena itu, setiap orang percaya perlu membangun hidupnya di atas dasar yang benar, yaitu firman dan kasih Kristus.
Keempat, Yesus adalah sumber kekuatan dalam menjalani kehidupan. Manusia memiliki keterbatasan, tetapi melalui persekutuan dengan Kristus, umat percaya memperoleh kekuatan untuk menghadapi setiap pergumulan, tantangan pekerjaan, pelayanan, keluarga, maupun kehidupan sosial.
Ibadah berlangsung dalam suasana penuh sukacita, kebersamaan, dan penguatan iman. Kehadiran anggota UPP Profesional dari berbagai unsur profesi menjadi wujud nyata persekutuan dan kolaborasi pelayanan yang terus dibangun dalam jemaat GMIT Kalvari Maumere.
Melalui ibadah gabungan ini, seluruh peserta diajak untuk terus bertumbuh dalam iman, tetap setia menjalani setiap proses kehidupan, serta menjadikan Kristus sebagai pusat, dasar, dan sumber kekuatan dalam seluruh aspek kehidupan dan pekerjaan.
“Pohon yang kuat bukanlah pohon yang tumbuh dalam sehari, melainkan pohon yang tetap bertahan melewati musim demi musim. Demikian juga iman kita; bukan dibentuk oleh jalan yang mudah, tetapi oleh kesetiaan berjalan bersama Kristus dalam setiap proses kehidupan. Tetaplah berakar dalam Dia, sebab akar yang kuat akan menghasilkan kehidupan yang kokoh dan berbuah bagi kemuliaan Tuhan.”.
.webp)
No comments:
Post a Comment